9/10/2018

Hewan Laut Yang Dapat Membahayakan Penyelam

BY SITI MUTIAH ALUMNI POLTEKKES AMBON
 
BAB II
PEMBAHASAN
A.    Hewan Laut Yang Dapat Membahayakan Penyelam

1.      Gurita
9-Blue-Ringed-Octopus-photo-by-Doug-Richardsonblue-ringed-octopus
Gurita dikenal sebagai predator yang cerdas dan tangguh.Racun gurita cincin biru mengandung senyawa protein spesifik seperti: tetrodotoxin, histamine, tryptamine, octopamine, taurine, acetylcholine dan dopamine. Tetrodotoxin termasuk neurotoksin yang menyerang sistem syaraf. Racun-racun ini berasal dari bakteri yang hidup di kelenjar ludah (saliva) gurita.
Korban yang tergigit dan terkena racun gurita ini akan mengalami muntah, seluruh badan menjadi lumpuh, penglihatan berkurang drastis, sistem pernapasan terhenti yang berlanjut pada serangan jantung.
Akhirnya, korban akan meninggal akibat terhentinya pasokan oksigen ke otak. Semua gejala ini terjadi hanya dalam hitungan menit saja. Bisa Gurita Cincin Biru 10.000 kali lebih beracun dari Sianida.  Hingga saat ini, belum tersedia antidot untuk menetralisir racun akibat gigitan gurita cincin biru.
2.      Ular Laut
Beaked-sea-snake
Racun ular laut didesain untuk melumpuhkan mangsa dan merusak otot tubuh dengan cepat (rhabdomyolisis). Gejala awal yang dirasakan korban setelah digigit ular laut adalah pusing-pusing, lidah kelu, haus, berkeringat dan muntah-muntah. Dalam 30 menit hingga beberapa jam kemudian korban akan lumpuh dan merasa sakit di seluruh tubuh. Korban juga akan sulit bernapas.
Setelah 3-8 jam, sel-sel darah merah akan pecah. Terjadi gagal ginjal. Dalam waktu 6-12 jam kemudian otot tubuh akan kejang-kejang, otot jantung berdetak sangat cepat dan tak beraturan. Penderitaan ini baru selesai setelah serangan jantung mengakhiri hidup korban.
Jika seorang korban digigit ular laut, dosis racun yang masuk ke dalam tubuh biasanya tidak banyak, karena mulut ular laut yang kecil. Dosis kecil menyebabkan racun ular laut bekerja lambat pada manusia sehingga kemungkinan korban untuk diselamatkan menjadi lebih besar. Namun, jika tak segera mendapat perawatan medis, korban akan mengalami penderitaan yang sangat berat sebelum hidupnya berakhir.
3.      Sphinophora
Physalia_physalis,_Tayrona_national_park,_Colombia 
Seseorang yang tersengat ubur-ubur Portugis akan mengalami kesakitan yang parah. Kulit akan berbekas dengan bilur-bilur merah seperti terkena pukulan cambuk. Tanda ini akan berangsur-angsur mulai menghilang setelah 2-3 hari kemudian. Rasa sakit yang sangat menyakitkan mulai terasa sekitar satu jam setelah korbat tersengat tentakel ubur-ubur.
Efek yang ditunjukkan korban sangat bergantung pada jumlah bisa yang masuk ke dalam tubuh. Jika dosis bisa cukup tinggi dapat menimbulkan reaksi alergi, demam, syok, rasa sakit yang parah, sesak napas dan gangguan pada jantung. Dosis racun yang sangat tinggi dapat menimbulkan kematian. Namun, kasus seperti ini sangat jarang terjadi. Tindakan medis untuk korban perlu dilakukan secepatnya untuk mengurangi rasa sakit tak tertahankan yang dirasakan korban.
4.      Keong
Conus-geographus-2-underwaterkwaj.com https://ataplaut.files.wordpress.com/2010/09/striated-cone.jpg?w=300&h=203
Keong kerucut Conus dikenal sebagai predator pemakan ikan yang ulung. Harpun keong Conus dilengkapi dengan zat racun yang sangat mematikan. Salah satu jenis keong yang memiliki racun paling mematikan adalah racun dari spesies Conus geographus. Jika dipelihara di akuarium, keong ini harus mendapat perhatian khusus, tidak boleh dipegang tanpa sarung tangan.
Conus geographus memiliki racun sangat kuat, tersusun dari campuran ratusan senyawa protein beracun. Hasil ujicoba menunjukkan bahwa konsentrasi racun sebanyak 0,001 mg/kg berat badan sudah cukup menyebabkan kelumpuhan total. Sedangkan dosis racun sebesar 0,012 mg/kg berat badan dapat menimbulkan kematian.  Racun ini menyebabkan kelumpuhan, kegagalan organ pernapasan dan jantung.
5.      Ubur-ubur
 Box jellyfish-huffingtonpost.comkena jellyfish
Ubur-ubur Kotak (Box Jellyfish) merupakan jenis yang memiliki racun mematikan.  Sebenarnya Box Jellyfish hanya menggunakan sengat tentakelnya untuk mencari makan.
Jika tentakel ubur-ubur kotak bersentuhan dengan kulit manusia, maka secara biokimiawi, dinding tentakel akan mengenali adanya senyawa asing yang memicu keluarnya pneumatosit dari dalam sel-sel penyengat. Saat tentakel melekat di kulit, marpun berukuran mikro pun ditembakkan ke dalam kulit.
Seseorang yang telah terkena racun ubur-ubur kotak akan mengalami rasa terbakar yang sangat menyakitkan dalam tubuhnya. Sel-sel di permukaan kulit dan jaringan yang ada dibawahnya akan hancur dan membekas seperti orang yang habis dicambuk.
Beberapa saat kemudian, tubuh mengalami syok dan lumpuh seketika. Gerakan diafragma paru-paru terhenti, sehingga orang tersebut tak dapat bernapas. Suplai oksigen ke otak pun terhenti. Hal ini menyebabkan denyut jantung menjadi tidak beraturan sehingga memicu serangan jantung. Tak lama kemudian, orang tersebut akan meregang nyawa dan pergi untuk selama-lamanya.
Racun yang terdapat dalam satu ubur-ubur kotak, cukup untuk membunuh 60 pria dewasa.  Korban yang terkena racun di laut, biasanya tak akan bertahan lebih dari 5 menit, dan akan meninggal sebelum mencapai garis pantai. Hingga saat ini, sebagian besar peneliti Biologi Laut meyakini bahwa ubur-ubur kotak adalah hewan yang paling mematikan di bumi. Uniknya, Penyu Belimbing dan Penyu Sisik, kebal terhadap racun ubur-ubur kotak.


6.      Ikan
Stonefish-1 stone fish 2
Ada dua alasan mengapa ikan ini terdaftar sebagai hewan yang berbahaya. Pertama, ini adalah ikan dunia yang paling beracun. Kedua, ikan batu berbentuk baik dalam kamuflase. Meskipun ikan ini pasif jarang menyerang, jangan pernah menginjakan kaki di atasnya. Toksin dari ikan ini dapat menyebabkan kelumpuhan sementara dan mungkin saja kematian jika tidak segera diberikan perawatan.
Sesuai namanya biasa disebut juga ikan batu yang paling suka berkamuflase menyerupai batu didaerah batu karang, lumpur, pasir maupun patahan karang. Jika kalian suka berjalan dipantai atau perairan laut yang dangkal, sebaiknya berhati-hati dengan ikan batu. Karena hampir sebagain besar siripnya memiliki racun yang kuat. 1 kelenjar racun ikan batu dapat membunuh 100 tikus.

7.      Scorpionfish And Lionfish
scorpionfish-102169-sw lionfish_lg
Sama halnya dengan stonefish, namun bentuknya jauh lebih elegan dengan sirip –sirip yang memanjang. Pada bagian ujung dari Sirip-sirip keras tersebut terdapat kelenjar racun juga, apabila terkena tubuh manusia dapat menyebabkan sakit yang berlangsung selama 6 jam.
Untuk mengurangi rasa sakitnya kalian dapat menggunaka air panas dicampur cuka atau irisan lemon.

8.      Ikan Pari
stingray-31994 
Nama hewan ini begitu banyak menyita perhatian dunia semenjak kematian tragis ahli biologi sekaligus pembawa acara Crocodile Hunter Steve Irwin pada 2006. Ekor ikan pari yang berbentuk seperti tombak dan mengandung banyak racun telah menusuk Steve dan membuatnya mengalami gagal jantung.
9.      Belut Laut
40. Argus Moray Eel
Gigitan yang kuat dari gigi tajam belut laut dapat menyebabkan cedera serius rentan terhadap infeksi dari mulut hewan primitif ini. Belut sering bersembunyi di celah-celah dan lubang di terumbu selama siang hari dan berburu makanan di malam hari. Ahli kelautan menyarankan penyelam untuk menjaga tangan dari celah atau lubang untuk menghindari serangan. Satu hal lagi, jangan pernah memberi makan hewan-hewan atau bisa diserang.
10.  Surgeonfish
ArabianSurgeonfish  https://ataplaut.files.wordpress.com/2010/09/800px-naso_lituratus_12.jpg?w=300&h=183
Biasa sering disebut dengan ikan Botana atau kulit pasir, jenis ikan herbivora ini hidup didaerah terumbu karang dan umumnya dikonsumsi oleh masyarakat pesisir. Namun jika diperhatikan dengan seksama dibagian pangkal sirip ekor (penducle) terdapat duri yang menyerupai mata pisau dan setajam pisau bedah, oleh karena ciri khas ini sehingga ikan ini dberi nama Surgeonfish

11.  Rabbitfish ( Ikan Baronang )
Rabbit fish Ikan ini enak rasanya jika sudah disajikan dipiring dengan sambal kecap.  Kalau nekad pegang ikan ini dalam keadaan hidup, waspadai sirip bagian punggung, perut dan anal sebab  terdapat duri yang beracun.  Racun ikan ini cukup membuat nyeri dalam waktu yang lama. 

12.  Sea Anemone
https://ataplaut.files.wordpress.com/2010/09/armed-anemonfish.jpg?w=300&h=218
Anemon pada umumnya memiliki racun yang mematikan jenis-jenis ikan kecil dan invertebrata laut, namun tidak memiliki efek besar terhadap manusia, kecuali beberapa jenis seperti Armed Sea Anemone, Warty Sea Anemone, White Striped Anemone, Griffith’s Sea Anemone dan lainnya. Jika tersentuh dengan kulit dapat menyebabkan rasa terbakar dan perih
13.  Mantis Shrimp atau Thumbspiltter
https://ataplaut.files.wordpress.com/2010/09/493267_ea8b175a831.jpg?w=300&h=198 mantis_shrimp_body_armor-7
Udang ini hidup dilubang-lubang pasir dan umumnya keluar dimalam hari untuk mencari mangsa. Udang kipas (cmiw) ini memiliki warna yang sangat menarik. Biota ini dalam mencari makan memanfaatkan cakarnya yang terletak didekat kepalanya dan berguna juga sebagai alat pertahanan.
Cakar biasa digunakan untuk memecahkan cangkang kerang dan beberapa kasus membuktikan cakarnya dapat meretakan kaca aquarium. Sistem kerjanya tidak seperti hewan-hewan bercakar lainnya yang digunakan untuk mencengkram kemudian merobek mangsanya, udang justru mengandalkan momentum kecepatan cakarnya untuk memberikan efek yang serius pada targetnya. Terdapat juga alat pertahanan keduanya di udang ini, yaitu pada bagian ekornya terdapat duri yang tajam. So beware and don’t disturb them

14.  Lined Catfish
https://ataplaut.files.wordpress.com/2010/09/plotosus-lineatus.jpg?w=610 lined cat fish
Ikan Sembilang, merupakan nama beken lele laut ini. Ikan ini biasa ditemukan bergerombol dalam jumlah besar. Seperti lele pada umumnya ikan ini dapat mematil loh,  yaitu menggunakan duri yang terletak di bagian sirip dada (pectoral) dan sirip punggung (dorsal), duri-duri tersebut kadang tidak terlihat karena terselubung dibalik kulitnya. Ketika menyelam sebaiknya menjauhi gerombolan ikan ini, dikhawatirkan mereka akan bersifat agresif jika merasa terganggu oleh kehadiran kalian

15.  Crown Of Thorns Sea star
https://ataplaut.files.wordpress.com/2010/09/crown_of_thorns_sea_star_01.jpg?w=201&h=300 Hewan ini merupakan salah satu predator karang. Memiliki duri dengan racun yang kuat dan dapat menembus wetsuit, sarung tangan (gloves) hingga boots para penyelam. Intinya adalah jangan menyentuh langsung hewan ini karena setiap durinya terdapat jarum-jarum kecil yang dapat menyebabkan rasa sakit dan bengkak pada tubuh,serta dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh.
16.  Mosaic Sea Star
https://ataplaut.files.wordpress.com/2010/09/2084358139_710e7caa53_m.jpg?w=610 Ternyata tidak semua bintang laut aman untuk kalian sentuh kawan-kawan, contohnya seperti bintang laut ini yang apabila bersentuhan langsung dengan kulit kalian dapat menyebabkan kulit mati rasa untuk sementara waktu.

17.  Sea Urchin
https://ataplaut.files.wordpress.com/2010/09/diadema1.jpg?w=300&h=295 Ilustrasi Kaki injak Bulu Babi

Toxopneustes-1-flickrcom
Siapa yang tidak pernah bertemu dengan bulu babi satu ini jika kalian snorkling di laut. Walaupun saya belum mendapatkan referensi, bagaimana hewan ini dinamakan bulu babi. Namun yang jelas hewan ini memiliki duri yang beracun, dikarenakan durinya yang rapuh. Jika tertusuk di kulit kita, maka duri akan patah dan tertanam didalam kulit

18.  Zoanthid
Zooanthid-flickrcom
Zoanthid (zoos= hewan  anthos= bunga) adalah kelompok hewan yang bentuknya seperti bunga. Hewan berukuran mini ini termasuk dalam phylum Cnidaria, kelas Anthozoa, subkelas Hexacorallia dan suku Zoantharia. Kerabat Zoanthid termasuk hewan pembentuk karang, hydroid, karang lunak, karang api, anemon dan ubur-ubur.
Zoanthid banyak ditemukan menempel pada substrat keras dan terumbu karang. Hewan ini juga sering ditemukan menempel di daun lamun, terutama pada jenis Lamun Tropika Enhalus acoroides.  Meski
hanya berukuran seujung jari, zoanthid memiliki nematocyst yang sangat gatal jika mengenai kulit.
19.  Hydroid

Hydroid-poppeimages.com
Hydroid adalah  kelompok biota laut yang berbentuk seperti helaian bulu ayam yang besar. Hewan ini termasuk dalam kelas Hydrozoa dan ordo Leptothecata. Hidup dengan menyaring plankton yang terbawa arus. Menyukai perairan yang agak keruh dengan kandungan bahan organik terlarut yang tinggi.
Sebagaimana anggota phylum Cnidaria lainnya, permukaan Hydroid dipenuhi sel penyengat untuk melumpuhkan plankton dan mempertahankan diri.
Sel penyengat hydroid mengandung racun yang dapat menimbulkan sensasi rasa gatal yang luar biasa jika masuk ke dalam kulit. Rasa gatal ini bercampur dengan rasa panas,  dan akan menjalar dengan cepat saat digaruk. Kulit akan memerah dan bentol-bentol dengan ukuran besar-besar seperti orang yang mengalami gejala alergi (urticaria).
20.  Karang Api
Millepora tenera-flickrcom Fire Coral 
Fire Coral Burn
Hewan ini termasuk dalam phylum Cnidaria yang memiliki sel-sel penyengat. Racun yang dihasilkan sel penyengat ini termasuk racun yang sangat kuat karena dapat menyebabkan jari tangan melepuh seperti habis tersulut api.
Karang api dapat dibedakan dengan jelas dari karang bercabang sejati. Permukaan karang api lebih halus, berwarna krem, kuning kecoklatan tanpa lubang-lubang koralit seperti pada karang Acropora. Ciri yang paling menyolok adalah warna keputih-putihan yang terdapat di ujung cabang serta sel penyengat seperti benang-benang halus yang terjulur.
Salah satu jenis karang api yang umum ditemukan di Indonesia adalah Millepora tenera. Penulis sering melihat karang api jenis ini saat melakukan snorkelling di bagian pantai terluar (slope).






B.     Tumbuhan Laut Yang Dapat Membahayakan Penyelam

1.        Karang Beracun


karang beracun tumbuhan laut paling berbahaya di dunia
karang beracun tumbuhan laut paling berbahaya di dunia

Karang merupakan salah satu bagian penting dalam kehidupan laut, namun siapa sangka jika ada beberapa jenis karang yang beracun dan berbahaya bagi biota laut maupun manusia yang sedang menyelam di laut. Karang beracun juga bisa ditemukan di perairan Indonesia. Oleh karena itu, bagi kalian yang hobi menyelam, diharapkan untuk berhati-hati saat menyelam dan akan lebih baik untuk memperlajari jenis-jenis kerang beracun terlebih dulu sebelum melihat keindahan karang tersebut secara langsung di dasar laut.

2.    Pyrodinium

Pyrodinium tumbuhan laut paling berbahaya di dunia

Pyrodinium tumbuhan laut paling berbahaya di dunia

Salah satu tumbuhan laut yang sangat berbahaya bagi hewan laut dan juga manusia adalah alga atau ganggang. Sebagian banyak ganggang mungkin tidak berbahaya bagi manusia maupun hewan laut, namun sampai saat ini telah ditemukan berbagai jenis spesies alga yang beracun. Di perairan Indonesia misalnya, belakangan ini para ilmuwan serta peneliti telah melaporkan penemuan mereka terhadap jenis-jenis alga beracun yang sangat berbahaya.

Salah satu jenis alga beracun yang ditemukan di Indonesia adalah alga dari golongan Pyrodinium. Jenis alga beracun tersebut ditemukan di sekitar Teluk Kao, Lampung dan juga antara Sulawesi dan Kalimantan. Kandungan paralytic shellfish poisoning (PSP) dalam alga tersebut dapat mengakibatkan rusaknya saraf dan kelumpuhan.

3.    Pseudo-nitzschia
Pseudo-nitzschia tumbuhan laut paling berbahaya di dunia

Pseudo-nitzschia tumbuhan laut paling berbahaya di dunia

Selain alga dalam golongan Pyrodium yang merupakan salah satu tumbuhan laut yang sangat berbahaya, alga lain juga tak lama ini ditemukan memiliki kandungan racun yang tak kalah berbahaya bagi biota laut. Alga dalam golongan Pseudo-nitzschia ini disebut-sebut dapat menghasilkan asam domoic yang merupakan salah satu bentuk racun yang dapat menyerang sistem saraf. Salah satu kasus yang belum lama ini terkuak adalah kejangnya binatang laut di Samudra Pasifik akibat mengkonsumsi alga dalam jenis ini.

4.    Dinoflagellata

Dinoflagellata tumbuhan laut paling berbahaya di dunia

Dinoflagellata tumbuhan laut paling berbahaya di duniaDinoflagellata merupakan salah satu contoh lain dari tumbuhan laut yang sangat berbahaya karena racun yang dihasilkannya. Salah satu jenis tanaman air yang bisa tumbuh di perairan tawar dan asin ini biasanya memproduksi bahan kimia dengan kandungan racun yang tinggi yang dapat membunuh macam-macam hewan dan bahkan manusia jika mengkonsumsinya. Jika spesies ini tumbuh terlalu banyak dalam sebuah perairan juga dapat membahayakan kesehatan perairan tersebut karena dapat menyebabkan rasa busuk pada air, terutama air tawar. Salah satu jenis ganggang dalam spesies ini adalah ganggang api atau Pyrrophyta.


5.    Alga Biru Hijau

Alga Biru Hijau tumbuhan laut paling berbahaya di dunia

Alga Biru Hijau tumbuhan laut paling berbahaya di dunia

Selain itu ada juga alga atau ganggang lain yang bisa menjadi tumbuhan laut yang sangat berbahaya bagi makhluk hidup lainnya terutama hewan laut. Beberapa jenis alga dengan warna hijau kebiruan tersebut memiliki kandungan racun yang berbeda-beda dari satu jenis dengan jenis lainnya. Beberapa alga dalam jenis ini memiliki racun seperti Anabaena, Nostoc, dan Microcystins, dimana Microcystins merupakan salah satu racun yang dapat mengakibatkan kematian pada hewan. Racun ini akan bekerja dengan merusak hati yang kemudian berujung dengan kematian. Kandungan anatoxins yang ada pada beberapa jenis alga biru hijau juga sangat berbahaya karena menyerang sistem saraf pada hewan.


6.    Tumbuhan Anemon laut

Tumbuhan Anemon laut tumbuhan laut paling berbahaya di dunia

Tumbuhan Anemon laut tumbuhan laut paling berbahaya di dunia

Salah satu makhluk laut yang cantik adalah anemon. Anemon yang terlihat seperti tumbuhan dan sering juga disebut sebagai tumbuhan ini merupakan seekor hewan yang berbahaya dan mematikan di dalam laut. Dengan warna-warninya yang begitu indah, anemon memiliki belalai beracun yang dapat mencengkeram mangsanya. Sedikitnya ada 10 atau bahkan ratusan tentakel beracun yang siap melumpuhkan hewan manapun yang melewatinya. Tumbuhan laut yang sangat berbahaya ini dapat menyengatkan racunnya seketika dan mengakibatkan rasa sakit serta pembengkakan pada manusia yang menyentuhnya.

No comments:

Post a Comment

jangan komen yang aneh-aneh